Blog

Home » Blog » Tip Tepat Memanaskan Makanan Sisa dengan Air Fryer

Tip Tepat Memanaskan Makanan Sisa dengan Air Fryer

0

Makanan sisa kemarin yang tidak habis termakan tentu sayang untuk dibuang. Agar bisa tetap nikmat dikonsumsi, maka metode memanaskan makanan dengan air fryer menjadi salah satu pilihan tepat. Selain akan menghasilkan makanan yang kembali segar, pemanasan dengan air fryer tentu lebih sehat karena tidak memerlukan tambahan minyak saat mengolah makanan.

Betul! Dengan air fryer, makanan dapat kembali hangat dan renyah tanpa harus digoreng ulang menggunakan minyak. Cara ini membantu menjaga rasa makanan tetap enak serta mengurangi risiko makanan menjadi cepat basi.

Namun, masih banyak pengguna air fryer yang belum memahami cara mengatur suhu dan waktu pemanasan dengan tepat. Akibatnya, makanan sering kali gosong di bagian luar tetapi belum cukup hangat di bagian dalam, atau justru kurang panas karena waktu pemanasan terlalu singkat.

Tip Sederhana Memanaskan Makanan dengan Air Fryer

Agar hasil pemanasan optimal, berikut beberapa panduan sederhana yang bisa diterapkan.

1. Sesuaikan dengan Jenis Makanan

Setiap jenis makanan membutuhkan pengaturan yang berbeda. Gorengan seperti bakwan, ayam goreng, atau tempe cenderung mudah kering jika dipanaskan pada suhu terlalu tinggi. Sementara itu, lauk matang dengan tekstur basah seperti ayam kecap, rendang, atau semur memerlukan panas yang lebih stabil agar hangat secara merata.

2. Gunakan Suhu Lebih Rendah

Saat memanaskan makanan, tidak disarankan menggunakan suhu setinggi saat memasak dari bahan mentah. Rekomendasi suhu yang aman antara lain:

  • Gorengan: 160-170°
  • Lauk matang: 150–160°C
  • Roti dan pastry: 140–150°C

Pengaturan suhu yang tepat membantu mencegah makanan menjadi terlalu kering atau gosong.

3. Pengaturan Waktu Bertahap

Mulailah dengan durasi pemanasan yang singkat, kemudian cek hasilnya. Berikut rata-rata durasi pemanasan ulang.

  • Gorengan: 3–5 menit
  • Lauk matang: 5–8 menit
  • Makanan yang baru dikeluarkan dari kulkas: 8–10 menit

Jika makanan belum cukup hangat, tambahkan waktu 1–2 menit hingga mencapai suhu yang diinginkan.

4. Hindari Menumpuk Makanan

Susun makanan dalam satu lapisan agar aliran udara panas dapat menyebar secara merata. Menumpuk makanan dapat menyebabkan pemanasan tidak optimal dan hasil yang tidak merata.

5. Lakukan Pengecekan Selama Proses

Melakukan pengecekan secara berkala sangat disarankan untuk memastikan tingkat kematangan makanan sesuai. Cara ini efektif untuk menghindari makanan menjadi gosong atau terlalu kering.

Nah, pengecekan tingkat kematangan makanan ini akan jadi lebih mudah jika Anda menggunakan air fryer yang mempunyai cawan pemanas (tray) yang terbuat dari kaca tembus pandang. Salah satunya adalah air fryer Cuckoo CAF-L04.

Panaskan Makanan dengan Cuckoo CAF-L04

Untuk mendukung aktivitas memasak dan memanaskan makanan, pemilihan air fryer yang tepat sangat berpengaruh. Salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan adalah Cuckoo CAF-L04, penggoreng multifungsi yang dirancang untuk penggunaan sehari-hari.

Air fryer ini dilengkapi dengan tray berbahan kaca, sehingga pengguna dapat memantau tingkat kematangan makanan secara langsung tanpa harus membuka keranjang. Fitur ini sangat membantu saat memanaskan ulang makanan agar hasilnya tidak berlebihan.

Selain itu, Cuckoo CAF-L04 dikenal hemat daya – dengan konsumsi daya maksimum sekitar 700W, sehingga lebih efisien untuk penggunaan rutin di rumah. Dengan desain modern dan fungsi yang fleksibel, air fryer ini menjadi solusi praktis bagi keluarga yang menginginkan kemudahan tanpa mengorbankan kualitas.

HUBUNGI KAMI

    Dengan mengirimkan formulir ini, Anda menyetujui kebijakan privasi kami dan menyetujui pemrosesan data yang dijelaskan.