Blog

Home » Blog » Rice Cooker Tanpa Penampung Air. Sekedar Tren atau Teknologi?

Rice Cooker Tanpa Penampung Air. Sekedar Tren atau Teknologi?

0

Jika kita perhatikan secara seksama, ada beberapa tipe rice cooker yang didesain “tidak konvensional”, yaitu tanpa dilengkapi dengan baki atau wadah penampung air seperti layaknya rice cooker yang hadir lengkap dengan penampung air di bagian belakangnya. Rice cooker Cuckoo CR-0680F dan CR-1050F adalah dua tipe rice cooker yang tidak dilengkapi dengan baki penampung air.

Apakah jenis rice cooker tersebut merupakan produk gagal? Ataukah produsen kelupaan untuk membuat baki penampung air di dalamnya? Pertanyaan tersebut sering muncul di benak konsumen. Jawabannya adalah tidak. Produsen memang sengaja memproduksi rice cooker tanpa penampung air dengan maksud dan tujuan tertentu.

Ada beberapa pertimbangan signifikan saat memproduksi tipe rice cooker seperti itu. Hal tersebut perlu diketahui konsumen agar bisa mempertimbangkan untung ruginya sebelum membeli produk tipe ini.

Nasi Justru Cenderung Lebih Pulen

Salah satu pertimbangan produsen dalam memproduksi rice cooker tanpa penampung air adalah untuk mendapatkan nasi yang lebih pulen dan terjaga kelembapannya. Bagaimana hal ini bisa dijelaskan?

Saat memasak nasi dengan rice cooker ini, air diserap oleh beras dan sisanya menguap jadi uap panas. Karena tidak memiliki lubang (outlet) sisa air ke penampungan, maka uap tetap berada di ruang inner pot sehingga dengan teknologi fuzzy logic atau smart algorithm, rice cooker akan terus memasak dengan suhu tertentu.  

Uap yang terbuang kan  sedikit dan terkontrol. Sebagian uap juga dikondensasikan kembali ke dalam panci.

Akibatnya, butiran beras akan terus dimasak dari segala arah dengan uap air yang tetap berada di ruang masak. Itu menjadikan nasi lebih pulen dan tidak mudah kering.

Dilengkapi dengan Steam Cap

Meski tidak memiliki baki penampung air, jenis rice cooker ini tetap dilengkapi dengan sistem katup kecil di atas penutup rice cooker (upper lid). Sistem katup tersebut didesain sedemikian rupa agar uap air hasil pemasakan masih bisa keluar secara teratur, tetapi sisa airnya tidak jatuh kembali ke panci.

Karenanya, di dalam katup tersebut, terdapat penampung air mini yang menahan agar air tidak jatuh ke bawah. Penampung mini tersebut sebaiknya dibersihkan secara berkala agar sisa air saat proses menanak nasi tidak mengendap dan jadi sumber bau saat proses memasak ulang.

Sebagai referensi, berikut perbandingan sederhana antara rice cooker yang menggunakan penampung air dengan yang tidak.

AspekDengan Bak PenampungTanpa Bak Penampung
Cara KerjaUap air yang naik ditangkap dan ditampung di wadah khususUap dikeluarkan/diatur dengan katup kecil tanpa ditampung
Uap & kelembapan di dalam panciRelatif stabil, sebagian diuapkan tetapi banyak terkondensasiTetap terjaga dalam ruang masak oleh desain tutup & sensor
PerawatanPerlu rutin membersihkan bak penampung. Sisa air kelamaan mengeluarkan bau.Lebih mudah karena tidak ada bak yang harus dikuras/dibersihkan
HigienisJika tidak sering dibersihkan, bisa jadi tempat berkembangnya bakteri/jamurRisiko lebih rendah karena tidak ada genangan air
DesainLebih kompleks, dengan tambahan bak penampungLebih sederhana
PenguapanKadang ada titik uap yang jelas menuju bakUap keluar sedikit melalui lubang kecil tanpa genangan


Efek ke Kontur dan Rasa Nasi

Pada penanak nasi tanpa baki air, uap tidak terbuang melainkan sebagian berputar kembali di ruang masak. Hasilnya adalah butiran nasi mengembang merata. Menjadikan nasi cenderung tidak kering di bagian atas. dan cenderung tidak lembek di bagian bawah.

Uap yang tidak keluar juga menjadikan aroma beras tidak terbuang bareng uap sehingga aromanya lebih terjaga. Untuk proses penghangatan dalam waktu lama, nasi yang dihasilkan juga tidak mudah kering – terutama di bagian atasnya.

Tetap Perlu Penanganan Khusus

Meski terlihat lebih sederhana dalam perawatannya, namun penanak nasi tanpa baki penampung air juga memerlukan penanganan khusus. Penanganan yang utama adalah pada saat nasi matang dan kita ingin segera membuka upper lid, maka harus dibuka perlahan agar air sisa uap tidak terburu-buru masuk ke dalam panci nasi.

Bukalah tutup secara perlahan dan air sisa menanak akan jatuh ke area di sekitar panci. Area panci di rice cooker ini dibuat lebih cekung dari area panci agar air akan tumpah di sekelilingnya. Segera lap air tersebut agar tidak masuk ke dalam panci.

Penanak nasi model ini lebih cocok untuk keluarga kecil moderen yang tingkat konsumsi nasi hariannya tidak terlalu banyak. Juga buat Anda yang menginginkan pola hidup “tanpa ribet” yang tak perlu secara berkala membuang sisa air yang ada di bak penampung air.

Tertarik untuk membelinya?

HUBUNGI KAMI

    Dengan mengirimkan formulir ini, Anda menyetujui kebijakan privasi kami dan menyetujui pemrosesan data yang dijelaskan.