gaba adalah

Gaba adalah Beras Cokelat dengan 10 Manfaat

GABA adalah beras cokelat (brown rice) yang dikecambahkan, atau yang dimunculkan tunasnya melalui suatu proses panjang, dan lalu diolah untuk kemudian dikonsumsi.

GABA adalah Germinated Brown Rice (GBR), bahasa ilmiahnya — dan dalam bahasa Indonesia, artinya “Beras yang berkecambah atau yang dikecambahkan/bertunas”.

Istilah “GABA” (bukan “GABAH” ya…), sebenarnya merupakan singkatan dari Gamma-Aminobutyric Acid.

Sesuai penelitian termutakhir, nutrisi beras Cokelat bertunas itu lebih kaya, berfiber lebih tinggi dan bertekstur lebih keras daripada beras biasa. Dan bahkan, beras cokelat biasa yang tidak melewati proses dikecambahkan.

Sekali lagi, Gaba adalah beras cokelat yang dikecambahkan, bukan beras cokelat biasa yang dimasak biasa pula; Nasi Gaba adalah sebelumnya merupakan beras yang tunas (calon) padinya dibiarkan muncul. Dalam kondisi demikianlah, enzim di dalamnya aktif, dan hasil nutrisinya menjadikan GABA Rice/Beras Cokelat Bertunas itu lebih mudah untuk dicerna.

Jadi, apa yang dimaksud dengan GABA, sudah sangat detil dan jelas seperti yang diurai di atas.

4 Varietas Beras di Dunia
gaba-adalah-beras-cokelat-kaya-manfaat-

Sekadar info, secara umum terdapat empat varietas beras di dunia, yaitu:

– Beras Putih (Oryza Sativa)

– Beras Merah (Oryza Glaberrima)

– Beras Cokelat (Brown Rice), dan

– Beras Hitam (Oryza Sativa L. Indica)

Karena perbedaan yang sangat kasat mata, keempat beras tersebut dinamai sesuai warnanya masing-masing.

Dari keempat jenis itu, beras putih lah yang paling banyak dikonsumsi, disusul dengan beras merah. Sedangkan, kedua jenis beras lainnya (beras cokelat dan hitam), belum banyak dikonsumsi, karena banyak orang yang belum familiar, dan belum banyak pula tersedia di pasaran, khususnya beras hitam.

Lalu, beras Gaba adalah termasuk dalam varietas yang mana? Seperti yang diurai di atas: Varietas beras cokelat. Tapi, yang dikecambahkan dalam suatu proses.

Varietas Beras Mana yang Lebih Sehat?
beras-gaba

Lalu, varietas beras yang manakah yang lebih sehat?

Pecinta gaya hidup sehat, menurut para ahli, nasi yang berasal dari beras berwarna, yakni beras merah, cokelat dan hitam, lebih sehat ketimbang beras putih yang umum dikonsumsi.

Alasannya, beras merah, cokelat dan hitam tergolong beras yang tidak dikuliti sempurna. Sehingga, ketika disantap sebagai nasi, kulit ari dan semua vitamin yang terkandung di dalamnya, ikut tersantap pula.

Pendapat senada disampaikan oleh Gargi Sharma, Ahli Manajemen Berat Badan, sebagaimana yang  dikutip dari NDTV (rumah produksi televisi terbesar di India), bahwa: “Beras cokelat dan beras merah adalah sumber serat, vitamin B, kalsium, seng, zat besi, mangan, selenium, dan nutrisi lain…”.

Lihat, beras cokelat biasa saja sudah banyak manfaat positifnya, apalagi beras Gaba. Ingat, Gaba adalah jenis beras cokelat yang dikecambah.

Dalam uraian-uraian berikut, istilah beras cokelat akan cenderung menunjuk pada beras/nasi Gaba.

Bagaimana dengan Beras Hitam?

Menurut penelitian pula, beras hitam memiliki manfaat gizi yang lebih tinggi ketimbang beras merah dan bahkan beras cokelat, bahkan ketika keduanya digabungkan sekalipun.

Varietas beras hitam kaya akan serat dan mengandung antioksidan, fitonutrien, phytochemical, vitamin E, protein, zat besi, dan nutrisi lainnya. Hal ini diyakini bermanfaat untuk hati, ginjal dan lambung.

Sayangnya, beras hitam (berbeda dengan ketan hitam ya…) sangat sulit didapatkan, karena masih sangat langka para petani yang menanam varietas beras ini.

Lama Dikenal Orang Korea dan Jepang

Gaba adalah beras cokelat bertunas yang telah dikonsumsi oleh orang Korea dan Jepang sejak ratusan tahun lalu, hingga kini.

Dalam upaya mendapatkan super nutrisi dari beras cokelat berkecambah tersebut, orang Korea dan Jepang zaman lampau harus melewati proses panjang, karena memasak nasi Gaba secara manual.

Masyarakat Korea dan Jepang, mengolah beras cokelat organik itu dengan cara, sebagai berikut:

Pertama, bulir padi digiling sebagian proses. Hasilnya, beras cokelat. Sedangkan jika digiling dengan proses yang utuh/sempurna, akan menghasilkan beras putih biasa, yang kemudian umum dikonsumsi orang sebagai nasi putih.

Kedua, beras cokelat tersebut direndam selama 20-30 jam. Setiap 4 jam sekali, beras tersebut harus dibilas agar tidak kering. Dalam masa perendaman itulah tumbuh tunas kecambah. Tunas kecambah inilah yang akan menjadi bakal padi yang baru.

Ketiga, beras yang sudah berkecambah itu kemudian dimasak sebagaimana memasak nasi biasa. Nasi berkecambah itu mengandung banyak sekali nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Nutrisi yang tidak ditemukan pada beras putih biasa.

Luar biasa bukan, panjangnya proses yang mesti dilewati hanya untuk menikmati hidangan nasi kaya nutrisi yang berasal dari beras Gaba.

Gaba adalah Beras Bernutrisi Penting
fungsi-gaba

Sesuai hasil penelitian, pada nasi Gaba terkandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, di antaranya: vitamin B1, B3 (Niasin) B6, E, lysin, kalsium, magnesium, dan potasium; Semua nutrisi bagus yang beberapa di antaranya, tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh; Semua itu terkandung beberapa kali lipat lebih besar ketimbang pada nasi putih biasa. 

Fungsi Gaba

Sebegitu kuatnya niat masyarakat Korea dan Jepang zaman lalu untuk menyantap nasi Gaba, tentu punya alasan kuat pula. Ya, mereka tahu besarnya fungsi Gaba atau manfaat nasi Gaba.

Apa fungsi GABA atau apa sajakah manfaat nasi Gaba itu?

Dirangkum dari berbagai sumber, setidaknya ada belasan manfaat dari beras cokelat atau nasi Gaba. Sekian di antaranya, diuraikan singkat di sini:

1. Mencegah Kanker Payudara
fungsi-gaba adalah mencegah kanker payudara
Photo by National Cancer Institute on Unsplash

Lignin (salah satu serat yang tidak larut dalam air), terkandung pada brown rice. Serat makanan ini dapat mencegah pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

2. Meminimalkan Resiko Kanker Usus Besar

Di samping bermanfaat bagi kesehatan usus besar dan saluran cerna, kadar serat yang tinggi pada beras cokelat, meminimalkan terjadinya resiko kanker usus besar.

3. Mengendalikan Gula Darah

Telah kita ketahui, kadar gula yang tinggi terkandung pada beras putih. Itu sebabnya, penderita diabetes menjauh dari mengkonsumsi nasi putih.

Penderita diabetes tipe 2, justru bagus mengkonsumsi beras cokelat, karena memiliki indeks glikemik yang rendah, sehingga tidak memicu peningkatan kadar gula darah.

4. Mencegah Penyakit Jantung

Kandungan serat yang banyak pada beras cokelat membantu mencegah penyakit jantung, atau gangguan sistem pembuluh darah.

Penelitian yang dilakukan di Amerika menemukan, bahwa terdapat suatu lapisan jaringan di sekitar beras cokelat yang bisa mengurangi kerja protein angiotensin II, yang dikenal dapat meningkatkan resiko terjadinya aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan tekanan darah tinggi.

5. Menurunkan Resiko Batu Empedu

Adanya serat tidak larut air yang tinggi pada beras cokelat, menurunkan resiko terbentuknya batu empedu pada wanita.

6. Menguatkan Tulang

Bersama dengan kalsium dan vitamin D, kandungan magnesium pada beras cokelat bermanfaat untuk menguatkan tulang, sehingga terhindar dari resiko pengurangan kepadatan tulang (osteoporosis).

7. Tidak Mudah Terserang Virus

Kandungan antosianin (senyawa antioksidan) pada beras cokelat, bisa mencegah dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat adanya radikal bebas. Dengan demikian, sel imun terlindungi, dan karenanya tidak mudah terserang penyakit yang diakibatkan oleh virus.

8. Menjaga Kesehatan Sistem Saraf

Mangan yang terkandung pada beras cokelat bermanfaat untuk membentuk asam lemak dan berbagai jenis hormon, guna menjaga kesehatan sistem saraf.

9. Membantu Sistem Pencernaan

Lagi-lagi, kandungan serat yang tinggi pada beras cokelat membawa manfaat besar. Selain serat tak larut air tersebut dapat meminimalkan resiko penyakit jantung, terbentuknya batu empedu, resiko kanker usus, dan mengendalikan kadar gula darah, pun melancarkan sistem pencernaan, dan mencegah terjadinya sembelit.

10. Menjaga Berat Badan

Pada beras putih terkandung banyak kalori yang memicu terjadinya penumpukan lemak tubuh. Sedangkan pada nasi Gaba, sedikit saja kalori terkandung, sehingga tetap aman dikonsumsi dalam jumlah banyak sekalipun.

Selain itu, nasi Gaba mengandung banyak serat yang baik sekali dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet.

Beras cokelat biasa saja terkandung banyak manfaat luar biasa sebagaimana tersebut di atas, apalagi pada beras cokelat berkecambah yang dikenal dengan istilah beras Gaba itu!

Tips Membeli Beras Cokelat Berkualitas

Gaba adalah beras cokelat bertunas dengan banyak keuntungan. Guna memperoleh kualitas beras yang bagus, sebaiknya perhatikan tips berikut:

1. Periksa tanggal panen dan penumbukannya.

 Beras Cokelat berkualitas maksimum satu (1) tahun setelah panen, dan tiga (3) bulan setelah penumbukan.

2. Analisa beras dengan mata telanjang.

– Periksa adanya embrio tunas.

– Permukaan beras harus berwarna kekuningan dan berkilau. Permukaan yang putih atau beras Cokelat berwarna kecokelatan adalah beras Cokelat yang tidak sesuai untuk proses pertunasan.

– Hindari ujung-ujung beras yang pecah dan tidak sempurna, karena hal ini berpotensi atas timbulnya bau saat proses pertunasan, dan mengubah warna beras kebiruan. Pada akhirnya, beras Cokelat tidak bertunas.

Butuh Rice Cooker Terbaik

Nah, guna mendapatkan manfaat besar nasi Gaba, anda membutuhkan rice cooker terbaik, bukan yang biasa-biasa!

rice cooker cuckoo twin pressure

Rice cooker elektrik multifungsi tipe bertekanan, seperti CRP-R06 Tool Fuzzy Series 1.08L dari pabrikan Cuckoo Electronics, rekomen untuk anda, agar bisa menikmati kayanya manfaat nasi Gaba dengan semua keuntungan berikut:

– Rasa nasi yang lebih lezat

– Kaya nutrisi dan mudah dicerna

– Makanan sehat untuk dewasa, dan juga anak-anak serta remaja

– Serat (fiber) yang super tinggi

– Beras Cokelat bertunas mengandung zat GABA (Gamma Amino Butyric Acid) yang kaya nutrisi (GABA meningkatkan metabolisme hati dan ginjal, menekan tumbuhnya lemak, merendahkan tekanan darah, dan meningkatkan metabolisme sel-sel otak. Semua ini telah dibuktikan dalam penelitian medis).

Memasak Nasi Gaba dalam 2 Jam

Seperti sudah diurai di atas, nasi Gaba adalah nasi berkecambah yang jika dimasak secara manual, akan membutuhkan waktu hingga 24 jam lebih.

Nah, hanya rice cooker Cuckoo varian all-in-one, yang mampu memasak nasi Gaba hanya dalam waktu 2 jam saja, dengan hasil akhir nasi pulen, lezat, dan tanpa kehilangan satupun nutrisi yang ada pada beras.

Kenapa Harus Cuckoo?

Dengan rice cooker merk lain, nasi Gaba yang diperoleh tidak tersaji sempurna!

Rice cooker Cuckoo dirancang khusus dengan teknologi memasak bertekanan 200 kilopascal (kPA). Deep pressure yang 2 kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan produk berteknologi serupa asal pabrikan Jepang.

Gaba adalah beras cokelat berkecambah yang untuk memasaknya dalam tempo terbilang singkat memerlukan teknologi rice cooker terdepan!

rice cooker cuckoo rice cooker multifungsi

Adalah teknologi all-in-one Cuckoo yang bertekanan 200 kPa, yang mampu menghasilkan kondisi lembab yang terjaga dalam panci, sehingga tidak ada satu pun nutrisi yang terbuang. Nasi pun empuk dan pulen.

Sedangkan, pada rice cooker yang bukan produk Cuckoo, dengan volume air yang sama, hanya menghasilkan nasi pera (agak kering/keras).

Itu sebabnya, rice cooker Cuckoo adalah rice cooker terbaik untuk memasak dan menikmati nasi Gaba dengan segala manfaatnya.

Bagikan